LAPORAN RESMI PRAKTIKUM 3
BRICK FALLING
A. TUJUAN
1. membuat animasi balok bata yang terjatuh dari
meja
B. ALAT DAN BAHAN
1.
Software pencil 2D
C. DASAR TEORI
Berikut adalah beberapa dasar teori yang dapat
diterapkan untuk membuat animasi tersebut
1. Timing and Spacing
timing
berhubungan dengan durasi atau jumlah frame yang diperlukan oleh sebuah action.
timing yang tepat akan membuat sebuah action tampil meyakinkan. berikut adalah
penjelasan singkat tentang animasi yang menggunakan timing yang tepat versus
animasi dengan timing yang kurang pas.
sedangkan spacing berhubungan dengan kecepatan sebuah
benda. apakah benda tersebut memiliki kecepatan konstan atau dipercepat atau
diperlambat atau kombinasi dipercepat dan diperlambat.
berikut adalah variasi-variasi
spacing dalam proses pembuatan animasi.
Arcs
Arcs artinya lengkungan. secara umum, di dunia
nyata, hampir tidak ada gerakan lurus atau diagonal sempurna. semuanya ada
lengkungannya.
pada kasus bouncing ball across screen,
lintasannya akan membentuk lengkungan sebagai berikut
Arcs of bouncing ball
across screen
demikian beberapa prinsip yang bisa digunakan
untuk membuat animasi batu bata jatuh yang meyakinkan.
D. HASIL PERCOBAAN
E. ANALISA
Dari percobaan di atas, dapat saya
analisa bahwa
-
Timing sangat penting agar animasi yang
dihasilkan lebih terlihat real
-
Dalam menentukan timing, harus bisa
mengijinasikan gambar yang dianimasikan, kapan waktunya lambat dan kapan
waktunya cepat. Dan tentuka seberapa cepat atau seberapa lambat gambarnya.
-
Ternyata membuat animasi dengan prinsip
inbetween lebih mudah, karena tidak perlu mengira-ngira gerakan secara
keseluruhan tapi dengan mengambil titik tengah dari titik-titik penting akan
lebih tepat.
F. KESIMPULAN
Timing adalah tentang menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus
dilakukan, sementara spacing adalah tentang menentukan percepatan dan
perlambatan dari bermacam-macam jenis gerak.
REFERENSI
http://www.mohhasbias.com/


Tidak ada komentar:
Posting Komentar