Minggu, 07 September 2014

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM 1 ANIMASI 2D

A.    TUJUAN
1.      Mahasiswa memahami prinsip-prinsip animasi 
2.      Mahasiswa mengetahui dan mampu mengoperasikan software Pencil 2D
3.      Mahasiswa mampu membuat animasi sederhana “Bouncing Ball” dengan software Pencil 2D

B.     ALAT DAN BAHAN
1.      Software Pencil 2D

C.    DASAR TEORI
Ø  Pengertian dan Prinsip Animasi
Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara inbeethwin dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah – olah hidup (bergerak). Animasi sendiri berasal dari bahasa latin yaitu “anima” yang berarti jiwa, hidup, semangat. Sedangkan karakter adalah orang, hewan maupun objek nyata lainnya yang dituangkan dalam bentuk gambar 2D maupun 3D. Objek dalam gambar bisa berupa tulisan, bentuk benda, warna dan spesial efek.
Di antara Prinsip-prinsip Animasi adalah sebagai berikut:
1.      Timing (Waktu)
Grim Natwick, seorang animator Disney pernah berkata, “Animasi adalah tentang timing dan spacing”. Timing adalah menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus dilakukan, sementara spacing adalah menentukan percepatan dan perlambatan dari bermacam-macam jenis gerak.
2. Ease In dan Ease Out (Percepatan dan Perlambatan)
Slow In dan Slow Out menegaskan bahwa setiap gerakan memiliki percepatan dan perlambatan yang berbeda-beda. Slow in terjadi jika sebuah gerakan diawali secara lambat kemudian menjadi cepat. Slow out terjadi jika sebuah gerakan yang relatif cepat kemudian melambat.
3. Arcs (Lengkungan)
Pada animasi, sistem pergerakan tubuh pada manusia, binatang, atau makhluk hidup lainnya bergerak mengikuti pola/jalur (maya) yang disebut Arcs. Sebagai contoh, Arcs ditunjukkan pada lintasan tangan saat melempar bola dan lintasan gerak bola di udara.
4. Follow Through and Overlapping Action (Gerakan penutup sebelum benar-benar diam)
Follow through adalah tentang bagian tubuh tertentu yang tetap bergerak meskipun seseorang telah berhenti bergerak. Misalnya, rambut yang tetap bergerak sesaat setelah melompat. 
5. Secondary Action (Gerakan Pelengkap)
Secondary action adalah gerakan-gerakan tambahan yang dimaksudkan untuk memperkuat gerakan utama supaya sebuah animasi tampak lebih realistik.
6. Squash and Strecth (Kelenturan suatu objek)
Squash and strecth adalah upaya penambahan efek lentur (plastis) pada objek atau figur sehingga seolah-olah ‘memuai’ atau ‘menyusut’ sehingga memberikan efek gerak yang lebih hidup
7. Exaggeration (Melebih-lebihkan)
Exaggeration merupakan upaya mendramatisir animasi dalam bentuk rekayasa gambar yang bersifat hiperbolis. Dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat sebagai bentuk ekstrimitas ekspresi tertentu dan biasanya digunakan untuk keperluan komedik. 
8. Straight Ahead and Pose to Pose
prinsip Straight-ahead mengacu kepada teknik pembuatannya, yaitu dengan teknik frame by frame, digambar satu per satu. Walt Disney yang mempunyai ratusan animator dari berbagai mancanegara menggunakan teknik ini sehingga animasi terlihat sangat halus dan detail.
9. Anticipation ( Gerakan Pendahulu )
Anticipation boleh juga dianggap sebagai persiapan/awalan gerak atau ancang-ancang.Seseorang yang bangkit dari duduk harus membungkukkan badannya terlebih dahulu sebelum benar-benar berdiri. 
10. Staging (Bidang Gambar)
Staging dalam animasi meliputi bagaimana ‘lingkungan’ dibuat untuk mendukung suasana atau ‘mood’ yang ingin dicapai dalam sebagian atau keseluruhan scene. Biasanya berkaitan dengan posisi kamera pengambilan gambar. 
11. Personality (Penjiwaan Karakter)
Membuat sedetail mungkin kepribadian seorang tokoh misalkan tanggal lahir, hobi, sifat baik dan jahat. Penjiwaan karakter akan membuat penonton mengenali karakter tersebut.
12. Appeal (Daya Tarik Karakter)
Appeal berkaitan dengan keseluruhan look atau gaya visual dalam animasi. Kita bisa dengan mudah mengidentifikasi gaya animasi buatan Jepang dengan hanya melihatnya sekilas.

Ø  Software Pencil 2D
Pencil adalah piranti lunak untuk membuat Animasi 2D secara Vektor dan secara Bitmap. Piranti ini didesain lebih sederhana ketimbang Adobe Flash CS, dan Animasi yang dihasilkan dari Pencil masih tergolong sederhana.
            Ini merupakan applikasi open source yang dapat digunakan untuk membuat animasi 2D seperti Flash yang kini telah dimiliki oleh adobe. Seperti flash, pencil dilengkapi dengan tool tool yang mirip dengan flash itu sendiri.





D.    HASIL PERCOBAAN
 Ini adalah hasil percobaan pembuatan Bouncing Ball






E.     ANALISA
Setelah melakukan percobaan membuat Bouncing Ball, dapat dianalisa mengenai langkah-langkah pembuatannya sebagai berikut:
1.      Buka software Pencil 2D
2.      Ubah nama Bitmap Layer sebagai background dan Vektor Layer sebagai object dengan cara klik dua kali pada setiap layer kemudian ubah namanya dan klik OK
3.      Tambahkan beberapa key frame di setiap layer dengan klik tanda + di atas key frame
4.      Klik layer Background, lalu tarik garis pada workspace sebagai jalan pantulan bola
5.      Pilih tombol select rectangle, lalu select seluruh garis
6.      Klik kedua layer sekaligus dengan cara klik tombol di atas layer untuk membuat object
7.      Klik toolbar pen tool, lalu buat sebuah lingkaran pada workspace
8.      Klik Select rectangle dan select pada seluruh lingkaran
9.      Duplicat lingkaran pada setiap frame dengan cara select object, lalu tekan (ctrl+c) kemudian duplicat pada frame selanjutnya (ctrl+v) begitu seterusnya dengan mengubah posisi bola seakan bola memantul
10.  Klik key frame pertama di layer Background, lalu tekan play
11. 

Export file, lalu pilih FlashSWF dan klik OK

F.     KESIMPULAN

Animasi adalah gambar yang bergerak. Animasi 2D ini bisa dibuat dengan menggunakan software pencil 2D. Salah satu bentuk animasi yang sederhana adalah bouncing ball, yaitu bola memantul.




Referensi:
http://3ka01-mygraphics.blogspot.com/2010/10/piranti-lunak-pembuat-animasi-2d-yang.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar