LAPORAN RESMI PRAKTIKUM 1 ANIMASI
2D
A.
TUJUAN
1. Mahasiswa
memahami prinsip-prinsip animasi
2. Mahasiswa
mengetahui dan mampu mengoperasikan software Pencil 2D
3. Mahasiswa
mampu membuat animasi sederhana “Bouncing Ball” dengan software Pencil 2D
B.
ALAT
DAN BAHAN
1. Software
Pencil 2D
C.
DASAR
TEORI
Ø Pengertian dan Prinsip Animasi
Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara
inbeethwin dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah
– olah hidup (bergerak). Animasi sendiri berasal dari bahasa
latin yaitu “anima” yang berarti jiwa, hidup, semangat. Sedangkan karakter
adalah orang, hewan maupun objek nyata lainnya yang dituangkan dalam bentuk
gambar 2D maupun 3D. Objek dalam gambar bisa berupa tulisan, bentuk benda,
warna dan spesial efek.
Di antara Prinsip-prinsip Animasi adalah
sebagai berikut:
1.
Timing (Waktu)
Grim Natwick, seorang animator Disney pernah berkata, “Animasi adalah tentang
timing dan spacing”. Timing adalah menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus
dilakukan, sementara spacing adalah menentukan percepatan dan perlambatan dari
bermacam-macam jenis gerak.
2. Ease In dan Ease Out
(Percepatan dan Perlambatan)
Slow In dan Slow Out menegaskan bahwa setiap gerakan
memiliki percepatan dan perlambatan yang berbeda-beda. Slow in terjadi jika sebuah gerakan diawali secara
lambat kemudian menjadi cepat. Slow out terjadi
jika sebuah gerakan yang relatif cepat kemudian melambat.
3. Arcs (Lengkungan)
Pada animasi, sistem pergerakan tubuh pada manusia,
binatang, atau makhluk hidup lainnya bergerak mengikuti pola/jalur (maya) yang
disebut Arcs. Sebagai contoh, Arcs ditunjukkan
pada lintasan tangan saat melempar bola dan lintasan gerak bola di udara.
4. Follow Through and
Overlapping Action (Gerakan penutup sebelum benar-benar diam)
Follow through adalah
tentang bagian tubuh tertentu yang tetap bergerak meskipun seseorang telah
berhenti bergerak. Misalnya, rambut yang tetap bergerak sesaat setelah
melompat.
5. Secondary Action
(Gerakan Pelengkap)
Secondary action adalah gerakan-gerakan tambahan yang
dimaksudkan untuk memperkuat gerakan utama supaya sebuah animasi tampak lebih
realistik.
6. Squash and Strecth
(Kelenturan suatu objek)
Squash and strecth adalah
upaya penambahan efek lentur (plastis) pada objek atau figur sehingga
seolah-olah ‘memuai’ atau ‘menyusut’ sehingga memberikan efek gerak yang lebih
hidup
7. Exaggeration
(Melebih-lebihkan)
Exaggeration merupakan
upaya mendramatisir animasi dalam bentuk rekayasa gambar yang bersifat hiperbolis. Dibuat sedemikian
rupa sehingga terlihat sebagai bentuk ekstrimitas ekspresi tertentu dan
biasanya digunakan untuk keperluan komedik.
8. Straight Ahead and Pose
to Pose
prinsip Straight-ahead mengacu kepada teknik
pembuatannya, yaitu dengan teknik frame by frame, digambar satu per satu. Walt
Disney yang mempunyai ratusan animator dari berbagai mancanegara menggunakan
teknik ini sehingga animasi terlihat sangat halus dan detail.
9. Anticipation ( Gerakan
Pendahulu )
Anticipation boleh
juga dianggap sebagai persiapan/awalan gerak atau ancang-ancang.Seseorang yang bangkit
dari duduk harus membungkukkan badannya terlebih dahulu sebelum benar-benar berdiri.
10. Staging (Bidang
Gambar)
Staging dalam
animasi meliputi bagaimana ‘lingkungan’ dibuat untuk mendukung suasana atau ‘mood’
yang ingin dicapai dalam sebagian atau keseluruhan scene. Biasanya berkaitan dengan posisi kamera
pengambilan gambar.
11. Personality (Penjiwaan
Karakter)
Membuat sedetail mungkin kepribadian seorang tokoh
misalkan tanggal lahir, hobi, sifat baik dan jahat. Penjiwaan karakter akan
membuat penonton mengenali karakter tersebut.
12. Appeal (Daya Tarik
Karakter)
Appeal berkaitan
dengan keseluruhan look atau gaya visual dalam animasi. Kita bisa dengan mudah
mengidentifikasi gaya animasi buatan Jepang dengan hanya melihatnya sekilas.
Ø Software Pencil 2D
Pencil adalah piranti lunak
untuk membuat Animasi 2D secara Vektor dan secara Bitmap. Piranti ini didesain
lebih sederhana ketimbang Adobe Flash CS, dan Animasi yang dihasilkan dari
Pencil masih tergolong sederhana.
Ini merupakan applikasi open source yang dapat digunakan
untuk membuat animasi 2D seperti Flash yang kini telah dimiliki oleh adobe.
Seperti flash, pencil dilengkapi dengan tool tool yang mirip dengan flash itu
sendiri.
D.
HASIL
PERCOBAAN
Ini adalah hasil percobaan pembuatan Bouncing Ball
E. ANALISA
Setelah
melakukan percobaan membuat Bouncing Ball, dapat dianalisa mengenai
langkah-langkah pembuatannya sebagai berikut:
1. Buka
software Pencil 2D
2. Ubah
nama Bitmap Layer sebagai background dan Vektor Layer sebagai object dengan
cara klik dua kali pada setiap layer kemudian ubah namanya dan klik OK
3. Tambahkan
beberapa key frame di setiap layer dengan klik tanda + di atas key frame
4. Klik
layer Background, lalu tarik garis pada workspace sebagai jalan pantulan bola
5. Pilih
tombol select rectangle, lalu select seluruh garis
6. Klik
kedua layer sekaligus dengan cara klik tombol di atas layer untuk membuat
object
7. Klik
toolbar pen tool, lalu buat sebuah lingkaran pada workspace
8. Klik
Select rectangle dan select pada seluruh lingkaran
9. Duplicat
lingkaran pada setiap frame dengan cara select object, lalu tekan (ctrl+c)
kemudian duplicat pada frame selanjutnya (ctrl+v) begitu seterusnya dengan
mengubah posisi bola seakan bola memantul
10. Klik
key frame pertama di layer Background, lalu tekan play
11.
Export file, lalu pilih FlashSWF dan klik OK
F.
KESIMPULAN
Animasi adalah gambar yang bergerak. Animasi 2D ini
bisa dibuat dengan menggunakan software pencil 2D. Salah satu bentuk animasi yang sederhana adalah bouncing ball, yaitu bola memantul.
Referensi:
http://3ka01-mygraphics.blogspot.com/2010/10/piranti-lunak-pembuat-animasi-2d-yang.html