Selasa, 19 Mei 2015

Rigging using Rigify

PRAKTIKUM 11 : RIGGING USING REDIFY


1. Tujuan

Membuat rigging untuk sebuah karakter bipedal (dua pedal/dua kaki). Diimplementasikan menggunakan blender 2.7 rigging using rigify.

2. Alat

Blender 2.7+

3. Bahan

4. Dasar Teori

A. Rigging

Rigging adalah kegiatan untuk membuat sebuah 3D model mudah untuk digerakkan. Membantu untuk lebih fokus terhadap pengaturan pose ketimbang manipulasi polygon.
kompleksitas rigging bisa amat sangat bervariasi. bahkan rigging bisa dianggap dunia tersendiri yang sama kompleks-nya dengan dunia keilmuan yang lain. kalau ingin tahu seberapa luas, bisa mampir ke channel Master of Rigging di vimeo.

B. Walk Cycle Pose

Sebuah walk cycle dapat disusun dengan mengikuti acuan pose-pose berikut
walk-cycle-poses
Walk cycle poses

C. Blender Dope Sheet Editor

Blender dopesheet editor digunakan untuk melihat property apa saja yang terpengaruh oleh sebuah keyframe.
dopesheet-editor
Dopesheet Editor
D. Blender Graph Editor
Graph editor merupakan editor untuk memanipulasi spacing antar keyframe. Digunakan untuk mengimplementasikan ease in, ease out, dan constant movement.
graph-editor
Graph Editor
E. Motion Paths
Motion path merupakan menu untuk menvisualkan kalkulasi gerakan yang dilakukan oleh blender. Salah satu kegunaan alat ini adalah untuk mengecek arcs dari sebuah gerak animasi.
cube-motion-path
Cube with motion path

5. Hasil Praktikum
1. Hasil Rigging

2. Hasil Walk Cycle

Kesimpulan : Rigging dengan menggunakan teknik ridify ternyata lebih mudah daripada membuat rigging manual dengan menambah single bone.

Selasa, 12 Mei 2015

Walk Cycle

PRAKTIKUM 10 - WALK CYCLE


1. Tujuan

Membuat animasi walk cycle

2. Alat

Blender 2.6+

3. Bahan

4. Dasar Teori

A. Walk Cycle Pose

Sebuah walk cycle dapat disusun dengan mengikuti acuan pose-pose berikut
walk-cycle-poses
Walk cycle poses

B. Blender Dope Sheet Editor

Blender dopesheet editor digunakan untuk melihat property apa saja yang terpengaruh oleh sebuah keyframe.
dopesheet-editor
Dopesheet Editor

C. Blender Graph Editor

Graph editor merupakan editor untuk memanipulasi spacing antar keyframe. Digunakan untuk mengimplementasikan ease in, ease out, dan constant movement.
graph-editor
Graph Editor

D. Motion Paths

Motion path merupakan menu untuk menvisualkan kalkulasi gerakan yang dilakukan oleh blender. Salah satu kegunaan alat ini adalah untuk mengecek arcs dari sebuah gerak animasi.
cube-motion-path
Cube with motion path

5. Hasil Praktikum

1. extreme position dan passing position.


2. Modifikasi walk cycle sederhana tersebut dengan menambahkan up position dan down position.



3. Modifikasi walk cycle tersebut dengan menambahkan gerak naik turun bahu dan pinggul.


Kesimpulan : Walk cycle harus memperhatikan prinsip walk cycle agar jalan terlihat normal namun hasil dari praktikum saya belum terlihat memuaskan

Selasa, 05 Mei 2015

Blender Bouncing Ball Excersice

PRAKTIKUM 9 : Blender Bouncing Ball Exercise


1. Tujuan

Menggunakan Blender Bouncing Ball Exercise untuk mengenal tool animasi yang disediakan oleh blender.
2. Alat
Blender 2.6+

4. Dasar Teori

A. Bouncing ball dilihat dari sudut pandang 12 prinsip animasi


Bola mantul melewati layar (source: misscaptainalex.wordpress.com)

Contoh bola memantul(bouncing ball) tersebut merupakan kombinasi dari beberapa konsep animasi sekaligus
diantarany
Timing and Spacing
  1. Timing berhubungan dengan durasi atau jumlah frame yang diperlukan oleh sebuah action. timing yang tepat akan membuat sebuah action tampil meyakinkan. berikut adalah penjelasan singkat tentang animasi yang menggunakan timing yang tepat versus animasi dengan timing yang kurang pas.
  2. Sedangkan spacing berhubungan dengan kecepatan sebuah benda. apakah benda tersebut memiliki kecepatan konstan atau dipercepat atau diperlambat atau kombinasi dipercepat dan diperlambat.
    berikut adalah variasi-variasi spacing dalam proses pembuatan animasi.
    Arcs (lintasan gerak)
    Arcs artinya lengkungan. secara umum, di dunia nyata, hampir tidak ada gerakan lurus atau diagonal sempurna. semuanya ada lengkungannya.
    Pada kasus bouncing ball across screen, lintasannya akan membentuk lengkungan sebagai berikut
    HASIL PRAKTIKUM
    1. Bouncing Ball Vertical

    2. Bouncing Ball Across The Screen

    3. Buatlah bouncing ball across the screen dengan tambahan squash and stretch (penyet)

    KESIMPULAN
    dari percobaan yang saya lakukan, prinsip bouncing ball sangat diperlukan dalam membuat ini, namun daripada menggunakan pencil 2d, lebih mudah menggunakan blender dalam membuat bouncing ball tersebut.

Basic Material dan Texturing

PRAKTIKUM 7 : Basic Material dan Texturing

1. Tujuan

Mengenal cara mewarnai obyek 3D (3D model)

2. Alat

Blender 2.73a
4. Dasar Teori
Ada banyak cara untuk mewarnai 3D model. Secara umum ada 3 bagian yang saling berkaitan yaitu
1. Material
2. Texture
3. Lighting
Ketiga komponen itu hanya berupa setting dimana diperlukan satu komponen lagi untuk memproses settingan tersebut. Komponen yang bisa memproses settingan tersebut disebut dengan render engine. Di blender terdapat dua render engine, yaitu blender internal dan cycles. Secara default, yang aktif adalah blender internal. Akan tetapi untuk pemula, relatif lebih mudah jika menggunakan cycles.